Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 November 2012

Haaappy Burfffffday Breeendaaaaaa♥

Happy Biiiirthday to youu 
Happy Birthday to youuuu 
Happy Birthday Happy Birthdaaayy 
Happy Biiirthdaaayy Brendaaaa♥  

Hi Brenda, there are 3 things in life every girl needs..

  1. Love to make her weak
  2. Alcohol to make you strong
  3. Best friend, when both thing make her hit the floor
They say, Friends are the angels who lift us to our feet when our wings have trouble remembering how to fly

Thanks for always there for me when I hit the floor. Thanks for lifting up my spirits whenever I was low. Thank you for all, you are my besties!♥♥

My best friend deserves nothing less than a mammoth hug, a giant birthday wish and a gigantic pat on the back for being the best friend ever! Happy Birthday dear, best wishes for you!♥


Remember thiis? Our "Adam Lepin di Wartel Lima Marun" =)) I bet you still remember, bcs this is your twitter backgrouund!!!!



Kiss Kiss Kiss




Best wishes ma dear! Love you soooooooooo xx

Sabtu, 17 November 2012

Let's fangirling, and spamming! ;)

Well I've posted it before that TAKE ME HOME is already released!!!!! But I have to wait until my limited yearbook edition come to Indo :'( Nahhh I'll post my comment about TMH okayyyy! A post of each song! I'm goin to spamming hahha!


The Forgotten

YAY! Breaking Dawn Part 2 has been released, uuu how I love this films! I'm a twihards btw, but tbh I haven't watch the film bcs of my busy schedule. U knoooow I'm 9th grader and it's like study study and study! boredom uuuhhh! well btw one of BD part 2's soundtrack is The Forgotten by Green Day. Dunno why I played it over and over again and put it on the top of my playlist. 

The Forgotten

Where in the world’s the forgotten?
They’re lost inside your memory
You’re dragging on, your heart’s been broken
As we all go down in history

Where in the world did the time go?
It’s where your spirit seems to roam
Like losing faith to our abandon
Or an empty hallway from a broken home

Well don’t look away from the arms of a bad dream
Don’t look away, sometimes you’re better lost than to be seen

I don’t feel strange, it’s more like haunted
Another moment trapped in time
I can’t quite put my finger on it
But it’s like a child that was left behind

So where in the world’s the forgotten?
Like soldiers from a long lost war
We share the scars from our abandon
And what we remember becomes folklore

Well, don’t look away from the arms of a bad dream
Don’t look away, sometimes you’re better lost than to be seen
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of tomorrow
Don’t look away from the arms of a moment
Don’t look away from the arms of love

Btw yesterday I bought (actually my mom bought it fo me) a new headset bcs I've lost my ori headset, and I bought another one and it's broken, I borrowed my bro's and it's broken too, I borrowed my mom's but she took it again-_- soooo yeah. buuuut my new headset is literally zonk! I have to click the button to hear it clearer. I'm gettin sick over this headset probleeeemmm! Wtfff I've to buy a new one, AGAIN. or anyone wanna buy me a headset for my bday present, maybe? (anyway my bday is on Dec 1st hehe) ;) xx

Sabtu, 10 November 2012

Soooorrryyyyy

I'M SORRY I CAN'T BE PERFECT.
I'M SORRY IF I'M NOT A GOOD FRIEND, NOT A GOOD LISTENER, NOT A GOOD PERSON.
I'M SORRY, YOU KNOW I'M TRYING.
THAT'S ALL.

Take Me Home *beer*

Hiiii. You know, that One Direction will release their new album, TAKE ME HOME on November 12th 2012, YAAAAYYYY!!!!!!!!!!!!! *beer* I've heard all of their new songs, bcs they streamed it on ITunes last monday and my friend, Salma, downloaded it then sent it to me. OMGGG!!!!!!!!! I LOVE THIS ALBUM!!!!!!!!!!! You know, I fancy Niall Horan bcs he is the sweet one, the blonde one umm. And he has many solos on this album. AWAWAWAW!!! His voice omggg I just cant! This is the track listing:

  1. Live While We're Young
  2. Kiss You
  3. Little Things
  4. Cmon Cmon
  5. Last First Kiss
  6. Heart Attack
  7. Rock Me
  8. Change My Mind
  9. I Would
  10. Over Again
  11. Back For You
  12. They Don't Know About Us
  13. Summer Love
I've pre-ordered a TAKE ME HOME yearbook limited edition, and am waiting for it to cooommmeee wuffwuffwuff :3 btw my fav song is OVER AGAIN <3<3<3 I'll post about these songs laterrrr byebyee

Senin, 05 November 2012

How I miss my old life (⌣́_⌣̀)

Heyyyyaa I miss my old lifeeee.....

Aku kangen aku yang dulu. Aku yang ceria. Aku yang berani ngadepin masalah. Aku yang ga cengeng. Aku yang kuat. Aku yang rajin. Aku yang rame. Bukan aku yang sekarang. Bukan aku yang sedih. Bukan aku yang murung. Bukan aku yang jutek. Bukan aku yang ini. Aku kangen.

Aku kangen banget. Tapi, kalo kata taylor swift sih "I'd like to be my old self again, but I'm still tryin to find it". And it's hard loh. Kadang kadang... aku juga bingung sendiri kenapa dulu bisa kaaya gitu. Gangertii sumpahhhh (⌣́_⌣̀)

Aku.. gatau mau nulis apa lagi. Seandainya kamu baca ini... Terkadang, hidup yang sekarang lebih baik daripada hidup dalam masa lalu. Dan kalo kamu tanya aku, apa aku kangen sama aku yang dulu? Kangen banget. Kalo ada time machine di dunia ini, aku rela kok nukerin apa aja, asal bisa ngerubah semuanya, asal kita bisa sahabatan lagi, asal kita bisa candaan lagi, asal aku bisa jadi aku yang dulu lagi.

Minggu, 04 November 2012

Oh dear.

Hmm tadi ada orang yang nge follow twitter gue, dan yaa gue gakenal dia. Gue iseng nge stalk dan, what the fuck dia nge copy semua quotes yg pernah gue share di blog ini, dan langsung ngejiplak aja gitu gaada pake sumber kek apa kek. Bukannya gue pelit apa gimana ya, cuma ya menurut L enak gasih apa yang udah punya lo main di copy copy ajaa. Gatau malu banget sih jadi orang, gasuka ada orang kaya gitu. Yang gasukanya tuh itu se time line dia semuanya quotes gue anjirrrrrr ada yaa orang kaya lo gitu? Gatau malu sumpahhhh. Never mindlah kalo lo nge copy satu atau dua quotes doang, dan GA SAMA PERSIS. Ini udah se timeline lo quotes gue semua, SAMA PERSIS BROOOO. Hargainlah gue dikit, I mean please ini emang resiko sih, tapi yasudahlah gue gakenal sama lo, lo gakenal sama gue, yaudah deh semoga ga keulang lagi. Dasar fans, oh dear..

Sabtu, 03 November 2012

What happened with us?

Kita kenapa sih? Itu pertanyaan yang sering bgt gue ulang minggu ini. Kita kenapa sih? Sehari deket banget, sehari kemudian kaya stranger. Kita kenapa sih? Atau pertanyaan gue yang salah ya, harusnya, Lo kenapa sih?

Gue gangerti ya, sebenernya gue ini siapa di hidup lo? Kadang kita deket banget, kadang kita kaya gakenal, I mean come on, kalo gue sahabat lo ya ga gini jugalah. Seakan akan lo dateng ke gue kalo lo lagi pingin doang. Dan gue takut... gue takut gue nanya kaya gini karena gue jatuh lagi. Astajim gue gamau.

Udah dua kali kena friendzone, dan sekarang gue takut kalo jadi tiga kali. Gue gangertiiiii sumpah tapi gue gamau jatuh lagi, kalo udah tau ujung-ujungnya lo cuma nganggep gue sahabat. gue bingung, kenapa tiap lo jalan sama temen cewek lo, gue ngerasain that cukup tau feelin, you know? Ya lo boleh bilang gue idiot, karena kenyataannya gue menggantungkan harapan yang bahkan harapannya pun belum tentu ada. Mimpi. Mimpi banget. Dan gue gamau jatuh lagi, udah cukup dua kali, gausah ada yang ketiga. Gue gamau mendekat, tapi gue gamau menjauh juga. Kalo terlalu deket, nanti jadi friendzone lagi. Kalo kejauhan... God pls gue gamau jauhan sama lo lagi, setaun sama sama menjauhkan diri cukup kok cukup. Tapi gue gangerti... Memang hal-hal yang terlalu itu tidak baik yaps.

Sialan memang. Persetan sama orang-orang diluaran sana yang bilang "Lucky I'm in love with my bestfriend". Itu sama sekali bukan beruntung, bodoh. Itu sial. Saat lo suka sama sahabat lo sendiri, things going wrong dan ujung-ujungnya lo sakit, ujung-ujungnya bakal awkward. Idiot banget yang bilang begitu, tapi lebih idiot lagi yang melakukannya. Dan berdasarkan catatan gue yang udah hampir tiga kali friendzone, bisa bisa gue masuk Guinness Book of Records mecahin rekor dunia orang yang paling banyak kena friendzone. Congrats dulu dong.

Ya gue tau lo ga maksud. Tau kok tau. Cukup tau cukup tau cukup tau.

Dan ujung-ujungnya, gue masih tetep bertanya, cuma kali ini pertanyaannya nambah. Kita kenapa sih? Lo kenapa sih? Gue kenapa sih?

Kamis, 25 Oktober 2012

The Host

Jadi, kemarin lagi ada big sale di Gramedia, dan emak gue yang tumben tumbennya baik ngebeliin The Host (Stephenie Meyer). Bukunya udah agak lama sih, tapi tebelnya alaihim 770 halaman dan bukunya lumayan gede juga, dan kata orang-orang rame banget. Pas gue lagi liat-liat ngebuka-buka, dan akhirnya nemu pembatas bukunya di bab yang judulnya "Dilupakan". Oke gaenak banget ya, dan lebih gaenak lagi pas ngeliat kata-kata yang ada di pembatas bukunya:

Apa yang kau lakukan jiga ragamu menginginkan laki-laki yang takkan pernah memilih dirimu?
Sanggupkah kau menolak mencintai?
Sanggupkah kau belajar mematikan cinta yang takkan pernah jadi milikmu selamanya?

Haha gaenak banget kan? Gue ngakak parah bacanya juga wkwkk =)) Tapi bukunya emang rame banget sih, kata-katanya agak ribet cuma rame bangeeeettt padahal baru baca seperempatnya.  Hahahahaa. Tapi, gue mau jawab pertanyaan yang ada di pembatas bukunya.


  1. Ya kalo dia emang gapernah milih gue, move on aja lah dari pada sakit hati
  2. Menolak? Kata hati memang gabisa ditolak, tapi apa salahnya untuk mencoba? Soal sanggup ga sanggup.... Pasti sangguplah. Kalau kita bisa menolak untuk membencinya, kenapa kita gabisa nolak untuk mencintainya?
  3. Mematikan cinta mungkin ga bisa ya bro, soalnya sekali kita cinta, sekali kita sayang sama orang, kita bakal terus cinta, bakal terus sayang no matter what happen :-) masalah kita udah lebih sayang, lebih cinta sama orang lain, ya tetep aja kita bakalan tetep sayang sama dia. Kecuali benci, itu beda lagi sih.
Jadi intinya, gue bukannya nyerah sih. Tapi ada satu keadaan, dimana lo udah cape lari, dan akhirnya lo cuma bisa berhenti ngejar dan mencari jalan lain. Nah, gue udah cape lari, sekarang gue stop lari, gue ngaku gue belum move on, tapi sekarang gue mencari jalan untuk move on. Gue gabakalan muter arah karena itu berarti kembali ke masa lalu. Tapi idiot banget kalau sekarang gue tetep lari, mengejar yang tak terkejar, mengejar dia yang ternyata sekarang sudah jalan santai sambil memegang tangan pasangannya.

Maaf.

Aku gatau kalau kamu baca ini atau ngga, tapi ini buat kamu yang lain ya, jangan gemah ripah duluan-_-

Aku minta maaf kalau misalnya semua tulisan ini menyinggung kamu. Aku sama sekali gabermaksud. Aku nulis karena memang ingin bercerita, tapi karena kamu sudah terlanjur membaca, aku minta maaf.

Aku perempuan, aku tau gimana rasanya sakit, gimana rasanya nangis. Sebenci-bencinya aku sama kamu, aku bener bener minta maaf karena aku ngerasa bersalah banget sama kamu.

Maafin ya, kan udah dibilangin aku teh bukan bundadari yang sempurna kaya lagunya andra and the backbone. Manusia itu, tempatnya salah dan dosa, jadi, aku bener bener minta maaf dari hati yang sedalam jurang sedalam lautan sedalam sumur juga boleh sih. Tapi beneran loh aku ngerasa bersalah bangetbangetbanget, karena aku tau semua perasaan itu. Tapi, semuanya terlanjur terjadi, jadi aku cuma bisa minta maaf doang. Belum terlambat, kan? 

P.

Momomomomomoveon.

Pernah ga kamu ngerasa nyesel kenal sama seseorang? Kalau pernah, pasti orang itu ngelakuin sesuatu yang bikin kamu kesel, marah, ah pokoknya bikin kamu bete banget sampe nyesel pernah kenal. 

Pernah ga kamu ngerasa nyesel kenal sama dia? Aku, jujur gapernah. Mau udah digimanain juga, mau gabisa move on setahun juga, tetep aja ga nyesel kok pernah kenal, pernah deket, pernah sahabatan sama dia. Bahkan kepikiran untuk nyesel kenal sama dia aja gapernah.

Pernah ga, orang yang kamu sayang, si dia, bilang nyesel pernah kenal sama kita? Kalau pernah, sumpah teu ngeunah. Kamu tau ga itu sakit banget dengernya, berarti secara ga langsung aku ganggu hidup kamu dong sampe bilang nyesel segala hahahaha.

Oke, kamu boleh bilang kalau kamu nyesel karena kamu gapingin ngeliat orang lain sakit hati, gapingin ngeliat aku sakit, oke. Tapi tetep aja.... nyesek tau gaaaa hahahaha.

Dan aku mikir juga jadinya, ngapain aku nungguin lagi, marukana pasti? Buat apa nunggu seseorang yang sayang banget sama orang lain, buat apa coba ga guna ngabisin waktu ngabisin tenaga. Sayang sih sayang, tapi kalau sampe nyakitin diri sendiri gitu nungguin lama tapi ga puguh ya, buat apa? Yang ada kalau misalnya  malah nunggu dan gadapet kan, sia-sia. Dan aku masih punya sejuta hal yang lebih worthed buat dilakuin daripada nungguin dia yang bahkan aku sendiri gatau aku nungguin apanya. Aku gamau kecewa lagi, aku gamau sakit hati lagi.

Mungkin aku memang pernah bilang, kalau kebahagiaan yang sempurna itu adalah saat melihat orang yang kita sayang bahagia, bahkan walaupun kebahagiaan itu bukan dari kita, walaupun dengan dia bahagia ternyata kita malah menyakiti diri kita sendiri. Itu memang benar, tapi buat aku sekarang, buat apa akunya sakit dianya seneng? Emang dia bakal kaya gitu ke aku? Oke ini mungkin egois, tapi coba kita berpikir realistis pake logika. Buat apa nungguin yang udah pasti gabakal nungguin kamu, gabakal ngelakuin hal-hal yang kamu lakuin sekarang demi kamu, gabakal ngerelain kebahagiaannya demi kamu, gabakal sayang sama kamu. Lebih baik kita ngeliat di sekitar kita, masih ada kok banyak orang yang care sama aku, yang siap sedia kalau aku ada butuh, yang selalu ada buat aku, dan ternyata, kamu ga ada diantara orang-orang itu. Jadi, dua kata. Move?On.

Move on mungkin susah, tapi ya aku balik lagi. Aku gamau sakit hati lagi, aku gamau nunggu hal yang worthless lagi, aku gamau. Aku masih SMP, dan masih ada banyak banget hal yang bisa aku lakuin, jalanku masih panjang, dan aku gamau jalanku terhambat cuma gara gara gabisa move on dari kamu.

I know I'm not that strong. But it won't take long, won't take long...

Aku gamau aku ngebatin terus. Aku gamau langsung sakit ngeliat kamu. Aku gamau aku nangis tiap malem, nangisin seseorang yang bahkan gabakal nangisin aku. Aku gamau, beneran deh.

Kalau kamu memang nyesel kenal sama aku, yaudah. Aku mau bilang makasih aja, karena aku ga pernah nyesel kenal sama kamu. Aku mau bilang maaf, buat yang aku lakuin sampe kamu bilang kamu nyesel kenal sama aku. Itu doang. Selebihnya, terserah kamu. Lebih gampang buat benci aku, dan ga nganggep aku. Aku gabakal bikin kamu kesel, dan kamu yang katanya gamau liat aku sakit  gabakal bisa bikin aku sedih lagi. Kalau emang masih mau sahabatan, ya gatau ya tapi bakal lama untuk melihatmu tanpa memikirkan hal-hal yang dulu membuatku jatuh. Maaf kalau ada salah, aku bukan malaikat, aku bukan nabi, apalagi bundadari.

PS: Aku kecewa sama aku sendiri kenapa bisa bikin kamu ngerasa nyesel pernah kenal sama aku.

P.

Minggu, 21 Oktober 2012

Surat kecil untuk... kamu, dan Tuhan

Tuhan, aku kangen dia. Kangen tawanya, kangen senyumnya, kangen dia. Kangen lembutnya, kangen baiknya, kangen dia. Kangen tangannya yang selalu sigap merangkulku saat aku butuh, kangen lengannya yang siap dijadikan tempat bersandar. Kangen percakapan tengah malam kita yang ngaco tapi penuh tawa. Bersamanya, aku lupa kesedihanku. Bersamanya, dunia tak lagi sama. Tuhan, aku kangen dia.

Tuhan, tahukah ia kalau aku rindu telinganya yang siap sedia mendengar curhatku? Badannya yang siap membantu, kakinya yang siap mengikuti kemanapun aku melangkah. Dimana dia sekarang? Aku merindukannya.

Tuhan, terima kasih sudah menghadirkan manusia sejuta warna itu dihidupku. Ia hadir saja sudah cukup. Apakah aku kelewatan karena selalu meminta lebih dari-Mu, dan.. darinya?

Tuhan, maafkan kalau aku selalu meminta lebih. Maafkan kalau aku selalu berharap terlalu tinggi. Harapan itu sangat istimewa. Dalam Bejana Pandora, atau yang disebut Pithos dalam Bahasa Yunani, hal terakhir yang ada di dalam bejana itu adalah harapan, yang berkepak-kepak kelelahan, yang berjuang keras untuk tidak dilepaskan. Harapan adalah pegangan terakhir manusia saat tak ada lagi yang bisa menyelamatkan. Namun, harapan bisa membantumu, atau bisa menghancurkanmu bagai mata pisau. Jika kau terlalu berharap, jatuhnya akan sakit. Sangat, sakit. Makanya aku jadi takut untuk berharap.

Tapi, harapan juga pelarian dari realita, dari kenyataan. Dan, tahukah ia, Tuhan? Kalau dalam setiap doaku , kalau aku boleh berharap, aku berharap bisa kembali dengannya, dalam bisikku aku berharap bisa menikmati tawanya, dalam sepiku aku berharap aku bisa kembali ada disisinya. Aku kangen dia, Tuhan.

Tuhan, aku capek. Aku capek harus selalu berharap, harus selalu menunggu. Bahkan aku juga bingung apa yang aku tunggu. Selama ini yang aku tunggu hanyalah ketidakpastian. Selama ini yang kutunggu hanyalah harapan, hanyalah mimpi. Aku dan dia kembali akrab hanyalah mimpi, Tuhan. Sakit sekali saat mengingat kalau yang dulunya nyata sekarang berubah menjadi mimpi.

Tuhan, apakah aku salah mengharapkannya, aku tak tahu. Dia tak tahu. Tiada yang tahu.

Tuhan, pernahkah ia melihat gelas yang pecah? Kalau kuibaratkan gelas itu aku, dan tangannya adalah harapan, maka ia telah menggenggamku, mengayunkan tangannya setinggi mungkin dan aku pun melayang, dan ternyata ia melepaskan pegangannya, dan aku pun perlahan terjatuh, berharap ada tangan lain yang akan menangkapku. Tapi tak ada. Aku pun terjun bebas, dan akhirnya pecah berserakan. No one can fix it.

Tuhan, apa jadinya bila orang yang membuat hatimu hancur adalah satu-satunya orang yang dapat merekatkannya kembali?

Tuhan, ada satu bagian dalam dadaku yang terasa sakit saat aku menulis ini. Seperti pecahan gelas yang menusuk tangan, seperti serpihan duri yang menyayat pergelangan. Tapi Tuhan, aku merasa hampa. Kosong. tak berdaya. Aku capek, Tuhan untuk terus seperti ini, bergulat dengan keyakinan, harapan, dan kenyataan itu sendiri.

Aku kangen kamu.
P.

One Day in Your Life

One day in your life
You'll remember the love you found here
You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart,
You'll remember one day...

One day in your life
When you find that you're always waiting
For a love we used to share
Just call my name, and I'll be there...
Kemarin, waktu lagi belajar di bimbel, ada dm masuk. Isinya dari si cowok A:

Ga ush malu kan sahabat selamanya payy mau masuk sma mana biar bareng ☺
Terima kasih :')

Sabtu, 20 Oktober 2012

Halo. Tadi pagi aku kaget banget loh, tiba-tiba ada mention masuk. Dan, dari kamu. Berarti, kita udah bisa kaya biasa lagi dong ya? Aku seneng, karena seenggaknya, aku masih bisa sahabatan sama kamu. Seenggaknya, aku bukan stranger buat kamu. Tapi, pas tadi kita ga sengaja ketemuan... kok beda ya? Awkward as usual, dan yaa kaya stranger aja gimana. Haha. I expected too much emang. Berharap semuanya akan kembali seperti dulu, yang udah pasti gamungkin lagi. Berharap masih bisa sekedar jadi teman, bukannya stranger begini. Emang aku yang salah kali ya, untuk tidak memulai duluan, untuk tidak menyapa duluan. Karena untuk bilang "halo"aja aku gabisa. Gatau kenapa itu kaya salah. Gatau kenapa setiap yang aku perbuat terasa salah. Dan sampai sekarang, aku masih bertanya-tanya, apakah menyayangimu juga salah?

Dulu kita sahabat, teman begitu hangat, mengalahkan sinar mentari♫




Inget ini ga? Waktu kita mabal bimbel bareng dan akhirnya photobox... gagal total.
Betapa cipleu-nya beungeut kita wkwkk =))
Kapan kita bisa gini lagi ya?

Jumat, 19 Oktober 2012

Ketika aku berharap kamu bisa membaca ini...

Okay. Jadi ceritanya si B udah putus sama pacarnya, tapi kenapa aku malah sedih? Aku sama sekali ga seneng, aku juga gangerti. Dan, sebulan kemudian, si B jadian sama cewe lain, adik kelasku. Sakit? Sangaat.

Kamu tau perasaan saat yang bisa kita omongin cuma "OH. CUKUP TAU."? Saat yang bisa kamu lakuin adalah tertawa, menertawai nasib sial diri sendiri? Saat akhirnya tawa itu berubah jadi tangis, dan lama-lama kamu ngerasa sakit? Saat sakit di dada itu menyebar, sampai kamu akhirnya menangis dalam kebisuan, tak ada suara, hanya air mata yg mengalir tanpa henti? Saat air mata kamu habis, dan kamu akhirnya hanya bisa duduk memegang dada, yang ada cuma rasa sakit? Sakit, sakit, sakit, sekali. Kalau kamu tau, itu sakit.

Awalnya, cuma denger kamu mau nembak dia aja, aku udah langsung gemetaran. Aku langsung lari ke kelas, langsung nangis, dan ngetawain diri sendiri. Bodoh, ngapain nangis? Tapi semakin aku ngetawain diri sendiri, semakin nangis, semakin sakit. Saat akhirnya air mata itu berhenti, atau lebih tepatnya dipaksa berhenti, aku cuma bisa melamun, tak bisa fokus. 

Aku ingat banget, aku lagi duduk nemenin mamah di satu mall. Tiba-tiba, aku melihat di twitter, ada yang ngucapin congrats, dan kamu tau? Aku speechless. Air mata tinggal jatuh, dan aku langsung lari ke kamar mandi, langsung ke mushalla, langsung shalat. Kamu tau sakit? Sakit sekali, melihat satu kalimat itu, satu ucapan dari temanmu, lalu semuanya mulai menyelamati kamu. Kamu tau? Aku sakit banget, banget, banget. Di mobil aku ketawa ketawa, I made joke, but I tried to hold back my tears. Yang gabisa aku tahan itu sakitnya. Sakit di dada, sakit banget. Andai kamu tau berapa sakitnya aku..

Begitu nyampe rumah, malemnya, aku langsung ngerasa sakit yang lebih, sampai bernafas aja sakit. Aku buka twitter, penuh sama ucapan ke kamu dan dia. Aku mau lari, ke tempat dimana kamu dan dia gaada. Dimana aku ga ngerasa sakit di dada tiap liat nama kamu. Tapi gabisa, bal, gabisa. Aku tetap harus ngadepin itu semua. Yang lain mulai bilang "be strong, be strong, be strong". Don't you know, that I'm not strong enough to hear about that? Tapi yaudah, aku ucapin ke kamu, sebagai sahabat, bukan sebagai sahabat yang terjebak dalam friendzone, haha.

Aku masih belum nangis saat itu. Setelah mematikan komputer, dan berada di kamar sendiri, sakitnya makin menjadi. Kaya mau mati tauga? Dan aku gabisa ngapa-ngapain lagi, aku cuma nangis. Nangisin aku yang bodoh banget untuk belum move on dari kamu. Nangisin kamu yang bodoh banget untuk memilih dia yang ga sayang  sama kamu untuk menjadi your one and only. Nangisin dia yang kenapa bisa dapet kesempatan untuk bisa kamu sayang. Nangisin masa lalu, saat aku bahagia cuma denger tawamu. Tuhan, aku belum bisa berdamai dengan masa lalu, pikirku. Aku harus ngerjain tugas, dan kamu tau? buku aku basah banget,bal, aku gabisa konsen. Aku nangis terus sampe mata bengkak, tapi sakit banget. Bernapas aja kayanya susah banget. Aku sakit, bal. Sakit sekali.

Aku ingat pas aku kirim sms ke kamu, tau ga? Itu draft yang ke sent loh! Ngakak ya? Iyasih, ngakak buat kamu, panik buat aku. Kamu tau ga, aku nangis banget bacanya. 
Aku pengennya sih sahabatan lagi kaya dulu sering bercanda atau sekedar nyapa, maaf pay kalo ada salah maaf pisan kamu boleh benci kok sama aku pay
Yatuhan, aku nangis tauga. Aku ga benci sama kamu, tauga? Aku gabisa benci sama kamu. Bodoh ya? Harusnya aku benci banget sama kamu tapi ternyata... aku sayang banget. sayang banget. Idiot sih emang, tapi ya emang kalo udah sayang gimana lagi?

Aku inget pas di PUSPA IPTEK, pas kamu minta maaf ke aku. Sumpah, aku gabisa ngomong bal. Cuma bisa nangis, sumpah gangerti kenapa. Sampe sekarang juga masih nyesel pingin ngulang momen itu dan bisa ngomong ini semua jujur ke kamu, langsung. pingin banget.

Aku inget kemarin, pas aku sms kamu tentang cerita itu, aku senang kita bisa hampir kaya dulu lagi, bisa canda candaan gitu, tapi..... hari ini... teu ngeunah, gaenak banget. Tadi tuh sakit banget bal, ngeliat kamu ga ngobrol sama aku, seakan akan kita kenal selewat, seakan akan conversations kemaren gapernah ada. Sakit banget bal, sakit. Aku ganyangka kita bisa kaya stranger banget kaya gini. Bahkan, setelah pengakuan kemarin. Kenapa setelah mengaku aku malah jadi semakin sakit? Aku malah jadi makin pedih? Aku gabisa gini terus bal, cape. 

Kamu tau perasaan saat kamu ga dianggap, kamu cuma dianggap angin, ah, bahkan angin saja dianggap. AKU? YANG SAYANG SAMA KAMU, GA KELIATAN? HARUS GIMANA LAGI BAL, HARUS GIMANA? Aku sakit banget, sumpah. Sakit, sakit sekali. Mungkin memang kita baiknya kaya gini ya, mungkin. (⌣́_⌣̀)

Friendzon(k)e.

Haiiiiii. Aku mau cerita. Ya serah gue dong ya, ini blog blog gue, mau gue cerita, mau gue ngapain aja boleh kali-_- Ya, emang tujuan awal bikin blog ini tuh buat curhat, because I trust no one. Aku cerita sama temen, sama ini, sama itu, langsung ke si doi nya malah, tapi... gatau ya masih belum lega. Mungkin kalo aku nge-share ceritanya disini, I'll feel better haha.

Jadi, gini. Dulu, waktu kelas 7 semester 2, gua masuk bimbel karena prestasi yg mengkhawatirkan. Awalnya gua juga males soalnya gakenal semua anaknya, cuma yaudah deh coba aja. Inget banget hari pertama bimbel, berasa unsoc, ahh pokonya terkucil lah gakenal siapa-siapa, dan sumpah itu selama belajar dagdigdug banget, sama sekali gada yg kenal. Cuma, emang pada dasarnya gua anaknya suka ngelawak, pas guru nanya pertanyaan pas break gua bodorin aja deh. Jadiii si gurunya nanya: "Kan ada pesawat, terus jatuh, kenapa jatuh coba?". Dan dengan tampang innocent gue *yanamanya juga anak kelas 7 masih lucu imut tiada tara*  , gue jawab aja: "Soalnya penumpangnya pada mau masuk tv pak!". Dan entah kenapa, satu kelas ketawa padahal sumpah itu jayus bgggttt!!!! Abis itu, gua ngerasa ya udah asyik ajaaa dan akhirnya emang gabakalan pernah ngelupain bimbel kelas 7,

Di bimbel, gua punya 3 sobat yang nyobatnya udah deket banget, yg satu namanya Dine, dia cantik, tinggi, manis.  Dua lagi anak cowo, udah cungkring, maceuh, kaya tuyul aja gimana-_-, namanya si A dan si B. Sorry gamau frontal hahahaaha. Intinya adalah, si A ngeharkosin gua, ya begitulah dasar cowo-_- dan gua beneran galau agilaaa sakit banget. Gimana gasakit asalnya sms an tiap malem, ngobrol kemana-mana, sampe nama kita dijadiin status BBM, eh tiba-tiba ditinggalin dengan alasan udah suka cewe lain. Ya pokoknya gua susah move on soalnya udh terlanjur suka.. eum cuma suka ya. Yabegitulah.

Pas kelas 8, gua jadi deket banget sama si B. Tiap pulang sekolah bareng, main dulu lah apadulu. Gua sering banget dm-an atau sms-an sama dia, cerita tentang si A, tentang ini, tentang itu, malah seinget gua kita pernah ngebahas tentang miyabi, esumpah gapenting banget.  Perlahan-lahan, gua mulai ngelupain si A, dan malah terjebak friendzone sama si B. Inget banget, waktu itu gua pernah pundung sama dia karena satu hal, dan pas gua lagi di parkiran, lagi jalan mau cabut, dia teriak dari balkon *dan itu banyak temennya loh* "PAYY! JANGAN PUNDUNG LAGI YAAA!" Astaga, cewe manasih yang ga nge-fly digituin? Bodoh bodoh bodoh. Gua tau gua bodoh banget untuk bisa suka sama sahabat gua sendiri, dan gua sadar kok sahabat gua cuma nganggep gua sahabat, ga lebih. Yang gua inget lagi tuh ya, waktu itu gua masuk osis dan disuruh keluar sama wali kelas gua. Gua ngerasa sakit hati banget, dan akhirnya gua nangis sepanjang istirahat dan ditemenin sama dia. Gilaaaaaa gua udah bener-bener diatas saat itu. Aku bener-bener dianggep. Ada yang ngeliat aku. Senenggg banget. Dan saat lagi bener-bener diatas, bruk. jatuh. kita tiba-tiba saling ngejauh, yg sampe sekarang gua masih bingung penyebabnya apa. Dan yang makin bikin jatuh adalah pas dia jadian. Seakan-akaan aing gabisa ngapa-ngapain. Sakit. sakit banget. saking sakitnya, reaksi pertama cuma tertawa. Habis itu, pas malem-malem sendirian, langsung nangis. sakit banget, kerasa. Cuma yaudah, apa hak gua coba? Cuma sahabat kan?